Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

Ramadhan

Tiga tahun lalu, 2009, tulisan tentang Ramadhan berkisar tentang harapan. Tahun ini, Ramadhan akan dipahami berbeda. Sepertinya. Seperti 2009, harapan masih terjaga. Selalu ada harapan yang berbeda di bulan super spesial ini. Menyebut super spesial karena kata spesial, istimewa saja tidak mampu menggambarkan betapa penuh kasihNya dalam bulan ini.  Tulisan ini tidak ingin mempunyai makna apa-apa. Hanya sebuah curahan dari ketakutan akan palsunya ibadah. Bahwa puasa kadang masih dipahami sekedar hari yang berat dengan banyaknya peraturan-peraturan. Bahwa puasa kadang masih dipahami sekedar tidak boleh makan minum dan berhubungan seksual. Apakah itu esensinya?  Atau jangan-jangan, manusia terlalu sibuk mencari esensi? Termasuk dari puasa Ramadhan?  Dan tulisan ini berhenti ketika esensi mengemuka. Biarlah ibadah manusia dipahami dan dijalankan dengan caranya masing-masing.  Yang pasti, Ramadhan menjanjikan kebahagiaan bagi hambaNya yang ikhlas. ...

AK

AK, untuk cerita sinetron yang nyata. Yang dapat dihampiri dan ditanyakan langsung tanpa buatan penulis manapun, tanpa arahan sutradara manapun. Untuk sebuah fenomena sosial yang unik dan hampir tidak mungkin dalam kehidupan desa.  AK adalah akronim dari seorang remaja perempuan berusia SMP. Ia fenomenal, mengharukan dan penuh dengan perjuangan. Mengingatnya adalah mengingat kehidupan yang kejam, tidak adil tetapi penuh dengan kesempatan. Hanya, untuk mereka yang mau dan bersedia menjalaninya.  AK adalah sebuah kemantapan aspirasi akan sekolah. Ia tidak akan berhenti sekolah sejauh apapun jarak dan sesulit apapun akses menuju sekolah. Ia mantap dalam pilihan dan tindakan untuk bersekolah. Bahwa tiap perkataannya adalah sebuah dunia lain, dunia yang menggairahkan sekali. Dunia yang tidak pernah berhenti berharap.  Seperti dongeng, seperti kisah sedih karangan lain, AK penuh dengan hinaan. Teman dan tetangga adalah mereka yang bertanggung jawab membentuk pribad...

Laki

Mungkin tidak kuat, mungkin tidak berani, mungkin juga tidak berdaya  Mungkin pengecut, mungkin pecundang, mungkin juga penuh tipu  Mungkin hanya buntalan daging tak berperasaan  Mungkin juga nyali yang patut dipertanyakan  Mungkin juga semuanya hanya mungkin bagi laki  Tapi menjadi seorang laki, adalah untuk menjadi pembela utama kejujuran  Menjadi seorang laki, adalah benar-benar bertindak jujur dalam segala kondisi  Dan menjadi seorang laki, adalah dengan jujur mengakui berbagai kelemahannya Untuk mengakui bahwa ia masih manusia