Mereka Yang Memiliki Telinga
Indah sekali rasanya didengarkan dengan sungguh-sungguh. Siapa yang tidak senang didengarkan dengan sungguh-sungguh? Belakangan, saya merasakan bagaimana kemajuan media sosial telah mengubah interaksi manusia. Manusia era sekarang adalah manusia yang berfokus pada diri sendiri. Istilah lainnya, me-first-generation . Mereka dapat menuliskan apapun yang mereka rasa dan pikirkan. Semua orang memang membacanya, tapi sedikit sekali yang benar-benar membacanya. Hari ini, mereka menuliskan keluh kesah misalnya, lalu mendapatkan balasan terhadap keluh kesahnya, lalu hilang. Esok hari, kejadian itu berulang hingga menjadi sebuah ritual sendiri. Tidak ada kedalaman dalam interaksi seperti itu. Semuanya banal. Tapi, kejadian itu memang terjadi di dunia maya. Dunia yang tidak riil. Saya tidak terlalu peduli dengan dunia seperti itu. Yang menjadi masalah adalah, ketika dalam interaksi tatap muka yang riil, mereka-mereka ini tetap bersikap me-first itu. Bersikap mau berbicara, tetapi ...