UAS
Singkat memang, dua minggu saja. Tidak lebih tidak kurang, hanya dua minggu waktunya. UAS menarik porsi lebih perhatian kehidupan pengikutnya. Perhatian sepenuhnya tertuju untuknya. Ia tiba-tiba menjadi dewa yang diikuti banyak doa, raksasa yang merusak banyak usaha, juga bulan yang mencerahkan suramnya hati. Tergantung bagaimana sikap masing-masing pengikutnya. Bijaklah menghadapi UAS. Jujurlah pada diri sendiri. Mantapkan dan sadari apa tujuan mengikuti UAS. Walaupun tidak perlu juga petuah-petuah itu. UAS punya gayanya yang otoriter. UAS adalah ajang dimana kemampuan dipertanyakan, diulas kembali melalui soal yang sifatnya umum terhadap materi yang diberikan. Ternyata, karena memfokuskan perhatian kepada hal yang sifatnya khusus, banyak kesulitan untuk menjawab hal yang umum. Hal yang umum luput dari perhatian, ketika kesulitan mendapatkan inti dari hal-hal khusus tersebut menjadi bumerang dari materi. Begitu juga kehidupan. Inti dari kehidupan itu ...