Konstitusi Dimata Awam
Pernah suatu ketika dalam kelas konstitusionalisme, saya dan peserta lain ditanyakan oleh pemateri. Ia seorang pakar hukum tata negara yang seringkali berkomentar di layar kaca. Dan modis. Ia membuka materi dengan langsung bertanya, tanpa memberikan sedikitpun materi sebelumnya. Sederhana saja, " Apa itu konstitusi ?" Pertanyaan yang terdengar simpel, tetapi sangat abstrak dan luas makna atasnya. Saya melihat teman-teman memutar otak, agar jawabannya bisa memuaskannya. Beberapa jawaban pun terdengar. Ada yang berputar-putar, ada yang langsung menjawab dengan tegas. Konsekuensinya, jawaban atasnya begitu beragam. Sebagai pembelajar pemula konstitusi dan konstitusionalisme, saya membutuhkan kepastian. Setidaknya, satu definisi yang cukup andal untuk dijadikan pegangan berpikir. Secara spontan, saat itu saya menjawab dua kata saja untuk konstitusi: kontrak sosial. Saya teringat, entah dimana dan kapan, bahwa konstitusi pada dasarnya adalah perjanjian saja. Ia adalah ke...