Jawaban Itu Bernama Jamie Vardy
Sudah lama saya menunggu kedatangan tipikal striker seperti Jamie Vardy. Cepat, mandiri dan tajam. Ia bisa menggiring bola sendirian dari break yang sungguh secepat kilat. Striker sepertinya tidak butuh gaya bermain yang lambat layaknya Barcelona ataupun Bayern Munchen: Ia hanya butuh satu atau dua sentuhan (mungkin ia tidak betah tiga kali menyentuh bola) untuk menembak ke gawang. Ia seperti tidak peduli apa yang akan terjadi kemudian. Kalau gol syukur, kalau tidak pun syukur. Yang penting, menghasilkan tembakan. Apa yang terjadi kemudian biarlah terjadi. Inilah yang perlahan hilang dari striker sepak bola modern. Mereka terlalu banyak menunggu. Menunggu momentum agar memastikan bola yang ditembaknya berhasil masuk ke gawang. Memang, ini memperbesar peluang secara akurasi, tapi tidak secara momentum. Dan momentum inilah yang mahal dalam sepak bola modern yang penuh dengan pressing ketat. Vardy adalah salah satu favorit saya, di samping Luis Suarez yang saya benci k...