Realitas
Dari sekian tradisi Sosiologi yang unik, salah satunya adalah kritis dan debunking /pembongkaran. Tapi, kritis dan pembongkaran itu hanya terbatas pada struktur ciptaan. Belum menyentuh realitas transendental dari masyarakat. Masih-kah Sosiologi memiliki tradisi tersebut? Adalah rasionalisme yang menggerakkan semangat keilmuan Sosiologi. Dengan rasio, ditangkaplah kebenaran. Ditemukanlah teori yang menjelaskan gerak-gerik manusia. Sayangnya, perhatian berlebih pada rasio ini, pada empirisme ini, telah menina-bobokan masyarakat dari sumber pengetahuannya yang lain. Keyakinan. Keyakinan akan adanya Tuhan ini-lah yang oleh Sosiologi dibahas dalam batasan yang jelas. Sebagai ilmu pengetahuan, Sosiologi akan membatasi dirinya dalam upaya melihat realitas ultim ini. Bagi Sosiologi, agama beserta wahyunya hanyalah sekedar mitos, mungkin dalam kerangka yang lebih optimis sebagai pemerkuat kebersamaan masyarakat. Sosiologi tidak melihat kebenaran di luar struktur kemasu...