Cari dan Temukan Passionmu Adalah Gagasan Usang

Sudah tak terhingga jumlah motivator yang dengan omong kosongnya memberikan ceramah akan pentingnya passion dalam bekerja. Omong kosong, totally bullshit. Beberapa omong kosong memang lebih mudah populer di era banal sekarang ini. Jangan mudah percaya bahwa menemukan passion, lalu anda akan begitu saja berkembang dan bahagia. Tidak sesimpel itu. 

Bukanlah menemukan passion itu sendiri yang penting, tapi merasakannya. Passion bisa berganti bergantung mood, apalagi generasi sekarang adalah generasi moody. Hari ini bisa passion sekali mengerjakan sesuatu, esoknya belum tentu. Hal inilah kritik terbesar bagi penganut passionism. Yang lebih penting adalah merasakan adanya passion, feeling passionately. Perasaan ini haruslah terpuaskan oleh pendapatan yang memadai, lingkungan kerja yang asyik dan jenjang karir yang jelas. 

Bayangkan mengerjakan passion anda tanpa melihat konteks di balik passion itu. Gaji/pendapatan anda tergolong laughable, lingkungan kerja tidak asyik dan jenjang karir juga tidak jelas. Sepassion-passionnya anda, se-semangat-semangatnya anda, dan se-gila-gilanya anda mengerjakan tugas anda, akhirnya anda sulit untuk bahagia. Mengapa demikian? 

Karena untuk bahagia itu bersifat jangka panjang. Yang jangka pendek adalah kesenangan. Dan semata mengejar passion anda tanpa melihat dimana passion itu berada, bagaimana konteksnya, adalah suatu perburuan kesenangan kesenangan semata. Tidak ada yang lebih berbahaya daripada ini. Daripada sibuk memikirkan apa passion anda, saya pikir lebih penting untuk memikirkan suasana seperti apa yang membuat anda merasakan passion itu dalam jangka panjang. Feeling passionately for long term of work.

Buat saya, dan saya pikir jamak bagi yang lain untuk berpikir hal yang sama, merasakan passion dalam jangka panjang memiliki syarat-syarat sederhana sebagaimana saya telah sebutkan. Carilah apa prasyarat sampingan bagi anda agar passion tidak membutakan mata anda dari dunia riil. Karena cinta tidaklah cukup di dunia materialistis. 

Kecuali anda penganut minimalis. Dan saya doakan anda survive dengan cara hidup seperti itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

484

Langka

Kolam Renang