FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS INDONESIA, AAMIIN !
"berawal dari keinginan, berlanjut ke keputusan, berakhir di tindakan dan anda akan sukses"
ya, gue begitu ingin masuk ke fakultas yg sangat didambakan calon2 menteri keuangan, dirut BI, Pialang Saham, dll. Semua tau, masuk ke fakultas ekonomi UI (Universitas no 5 di Asia Tenggara dan No 201 sedunia) gak akan semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan kerja keras, semangat tiada henti, pengorbanan, keikhlasan juga kecerdasan dan doa. Selain itu, diperlukan juga dukungan dari kedua orangtua, karena merekalah yg tentunya ingin melihat anaknya sendiri sukses di masa depan.
Hari Selasa, tanggal 5 Januari kemarin, gue mengikuti motivasi yg diadakan komite sekolah. Singkatnya, inti dari motivasi itu menurut gue adalah "bagaimana seorang ibu bisa sangat2 sakti dalam membantu anaknya dalam kesuksesan".
KEKUATAN SAKRAL yg dimiliki seorang ibu bisa mengantarkan anaknya ke kehidupan yg baik dan sejahtera. Yang dimaksud kekuatan sakral disini mungkin karena seorang ibu memiliki hubungan darah yg sangat kental dgn anaknya, mulai dr mengandung selama 9 bulan, melahirkan (ini mempertaruhkan nyawa!), menyusui, menyayangi, memberi makan, memeluk, menceboki, dll. Ada pepatah yg mengatakan bahwa "kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang gala". Pepatah ini bener2 bener! sebagai anak, gue blm bisa ngasih apa2 ke ibu gue. Gue berharap bisa memberi ibu gue sesuatu yg bnr2 bikin dia bangga dr lubuk hatinya. AAMIIN YAA ALLAH QABUUL!
Dalam hitungan hari, masa depan gue ditentukan. Apalagi kalau bukan UAN dan SIMAK UI. UAN bnr2 terasa mengerikan saat ini buat gue. Ngebayangin gak lulus itu malunya 7 turunan. "HAKH, GUE PASTI LULUS! PASTI!" gue harus yakin dgn kemampuan sendiri dan dengan doa, yakin lulus dan yakin masuk UI.
Kakak bimbingan prestasi di tempat les gue bilang :"anggaplah SIMAK UI HANYALAH FORMALITAS untuk masuk UI, jadi yg saya maksudkan adalah buatlah diri anda sedari sekarang sudah pantas berjaket kuning" Totally Agree with it. Gue harus bnr2 cocok jd anak UI dari sekarang, karena disana sudah banyak bgt yg jadi lawan gue. Mereka cerdas2, berIQ tinggi dan dari segi kelas sosial di atas gue. Semua itu hanyalah beban, yg berarti hrs bisa gue kurangin beban itu. Semoga semua yg terbaik bisa masuk UI.AAMIIN!
Diakhir posting kali ini, gue jg mau mengingatkan bahwa kita sebagai manusia, jangan pernah letih berbuat kebaikan! semua energi kebaikan akan kembali kpd kita dalam bentuk kebaikan, percayalah!
Komentar
Posting Komentar