Cuti

Cuti itu mempunyai banyak makna, tergantung siapa yang mengartikannya. Bagi sebagian besar mahasiswa yang merasa tersiksa di dunianya, cuti bagaikan angin pembaharu dan penambah waktu untuk melaksanakan hobby. Bagi buruh beda lagi. Bagi guru beda lagi. Bagi wirausahawan swasta apalagi.

Cuti bersama yang sangat mendadak. Petir pun kadang memberi sinyal terlebih dahulu sebelum menyambar. Siapa yang memulai wacana cuti bersama ini? Bisa-bisanya yah. Tertolong mentang-mentang Harkitnas, Hari Kejepit Nasional. Sepertinya, hari Senin kali ini adalah hari yang sangat memuakkan apabila aktivitas tetap dijalankan sebagaimana mestinya.

Cuti pun bermakna untukku. Waktu bersama keluarga terutama. Menikmati waktu bersama keluarga seharian berjalan-jalan memuaskan batinku. Belanja dan makan ikan hiu untuk yang pertama kalinya dalam sejarah kehidupan. Rutinitas membosankan terhapus sementara oleh cuti, yang belum tentu dinikmati semua orang.

Oh ya, ada pertandingan bola apa malam ini? Oh lupa, aku kira ini hari Minggu. Senin ya ternyata. Cuti sih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

484

Langka

Kolam Renang