Liburan

Libur telah tiba. Mau apa mau apa? Kemana kemana? Dimana dimana? Iya.

Libur telah tiba. Teman-teman lama, mari berjumpa. Mari bersukacita. Mari berfutsal ria. Mari melepaskan diri sejenak dari kejenuhan aktivitas. Mari main-main seperti dahulu. Seperti perjumpaan tiap hari setelah duduk berapa jam di kelas yang itu-itu saja. Perjumpaan yang dimana saja, kapan saja. Asalkan kita berjumpa, kita sukacita. Kita tertawa.

Libur telah tiba, teman-teman cerdas, mari kita diskusi. Kalau bisa jangan yang berat-berat ya. Kalau bisa yang enak dibahas dan perlu. Jangan sok-sokan lah diskusi yang berat-berat. Yang ringan yang seru dan asik itu kan nikmat. Ya terserah sih, tapi selama bisa ringan dan berguna, yang ringan saja dahulu.

Libur telah tiba, kerja gak ya? Atau lebih baik tidur di malam hari dan bangun pagi seperti masa kecil dulu. Pagi bisa baca, bisa belajar, sore bisa bermain, menjelang malam ya tidur lagi. Sebenarnya bukan rencana yang buruk sih, tapi kurang pas saja. Tapi kapan lagi bisa kayak gitu? "Kesempatan tidak datang dua kali"

Libur telah tiba, gerakkan badan saja. Futsal dan renang ya bisa. Teriak-teriak di studio juga. Apa saja yang penting badan gerak, berkeringat. Buat badan lebih sehat. Jangan menyia-nyiakan kesehatan lah pas liburan. Musim depan itu kelihatannya berat.

Ah, bagaimana kalau liburan panjang ini tidak direncanakan? Bukankah kebanyakan hidup ini saya tidak rencanakan? Ya itu juga bisa. Kalau tanpa rencana bisa membuat liburan lebih bermakna, lebih mengejutkan, berwarna serta lebih menghadirkan hal-hal di luar kebiasaan, liburan pasti lucu. Liburan yang lucu jauh lebih nikmat dibanding liburan garing. Makanya, jangan rencanakan liburan.

Ah, yang pasti, liburan ini harus dipergunakan sebaik mungkin. Boleh tidur sepuas-puasnya, boleh baca buku sebanyak-banyaknya, boleh futsal secapek-capeknya, boleh juga becanda segila-gilanya. Kapan lagi?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

484

Langka

Kolam Renang