Begitu


Kuawali pagi dengan sugesti
Hari akan penuh dengan cinta
Aku tak bisa bohongi lagi
Kukagumi sekali damai ini

Lalu dengan mantap hadir
Kehausan akan adanya penyejuk
Ini antara aku dan kamu
Yang menggumam pelan merindu

Siang pun datang dengan rintik hujan
Manis, sungguh membuat lupa
Lalu kita hampir saja, hampir
Melukai makna rencana

Aku tak mengerti betul semesta
Tapi sadar, ya sadar
Kamu juga, sama saja
Memilih diam dan pasrah dengan caramu

Kita berdua tahu
Debu jalanan mengepalkan tangannya
Dan rintik hujan semakin memihak
Suasana berubah dan kita tetap tertawa

Mungkin aku yang tak bisa
Berbuat seenak-enaknya abaikan berbagai kemungkinan
Tapi mengapa kau malah seenak-enaknya
Kesana kemari ikut irama cinta

Sejenak kau duduk termenung
Menanti penuh arti
Resah aku melihatnya
Lalu kita bercanda, tertawa, mencinta

Hujan tak kunjung reda
Kamu berhenti tak terima
Aku tak sanggup memaksa
Hari ini kita tanpa pola, tapi sadar merusak lalu menikmatinya

Kamu seenaknya lagi
Menatapku seperti itu
Menggenggam tanganku erat
Tersenyum manis nan manja
Aku bertanya sesekali
“Benarkah aku?”

Kita menggenggam tangan
Kita saling balas senyum
Sekali lagi penuh emosi
Kita sadar saling menyanyangi


Suaramu lalu-berbisik, pelan sekali
Tak ada lagi keraguan dalam hari
Indah tak terjemah, manis sekali

Komentar

Postingan populer dari blog ini

484

Langka

Kolam Renang